Penegakan hukum yang bertanggungjawab (akuntabel) dapat diartikan
sebagai suatu upaya pelaksanaan penegakan hukum yang dapat
dipertanggungjawabkan kepada publik, bangsa dan negara yang berkaitan
terhadap adanya kepastian hukum dalam sistem hukum yang berlaku, juga
berkaitan dengan kemanfaatan hukum dan keadilan bagi masyarakat. Proses
penegakan hukum memang tidak dapat dipisahkan dengan sistem hukum itu
sendiri. Sedang sistem hukum dapat diartikan merupakan bagian-bagian
proses / tahapan yang saling bergantung yang harus dijalankan serta
dipatuhi oleh Penegak Hukum dan Masyarakat yang menuju pada tegaknya
kepastian hukum.
1. Ketua Forum Redam Korupsi (FORK) – Cabang Jakarta Timur.
2. Koordinator Konsultasi Hukum Bagi Rakyat Tertindas.
3. Ketua Monitoring Untuk Pemerintahan Bersih (MUPB)
Senin, 05 Agustus 2013
Senin, 29 Juli 2013
Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Berwibawa

Peran pemerintah sangat besar dan mencangkup seluruh dimensi kehidupan
masyarakat. Meskipun pemerintah memiliki berbagai sumber daya untuk
menunaikan kewajibannya, tetap saja tuntutan masyarakat selalu lebih
tinggi tuntutannya dibanding dengan kemampuan pemerintah untuk
memenuhinya.
Adanya kesenjangan antara tuntutan dengan kemampuan pemerintah inilah
yang pada gilirannya menyebabkan munculnya berbagai gagasan untuk
memberi energi baru kepada pemerintah. Barzelay (1992), misalnya
memandang bahwa ditengah-tengah fenomena perubahan dunia, birokrasi
membutuhkan inovasi baru yang bersifat strategis. Demikian pula Osborne
(1996) mengemukakan lima strategis sebagai instrumen implementasi lebih
lanjut dari prinsip Reinventing Government yang diajukan Osborne dan
Gaebler, yaitu :
Kamis, 25 Juli 2013
Perilaku Korupsi dalam Masyarakat
Sepertinya
semua orang pernah berbohong dan sebagian besar orang pernah melakukan
korupsi kecil-kecilan. Menggunakan sarana kantor untuk keperluan
sendiri, bolos kerja, membeli buku untuk pribadi dengan uang lembaga,
itu sebenarnya korupsi juga. Namun, korupsi berkelompok, besar-besaran,
sangat terorganisasi, direkayasa dan ditutupi bersama—sesuatu yang
beberapa waktu terakhir terus diberitakan media—merupakan sesuatu yang
sangat sulit dibayangkan oleh sebagian besar masyarakat awam. Bias
persepsi
Dalam
psikologi manusia, ada beberapa proses yang cenderung membuat kita
mengambil penyimpulan yang ”bias”. Ini akan sekaligus menghalangi kita
untuk memperoleh pengetahuan yang ”sebenar-benarnya” dan lebih lanjut
lagi menghalangi kita melakukan langkah yang setepat-tepatnya demi
mencegah atau menanggulangi hal buruk.
Senin, 22 Juli 2013
Masukan Masyarakat Jakarta tentang Upaya Pemberantasan Korupsi
Assalamulaikum Wr. Wb.
Salam Perjuangan. Terima kasih kepada kawan-kawan atas masukan dan sarannya tentang upaya pemberantasan korupsi yang mana masalah korupsi merupakan masalah krusial yang melanda negara kita. Semoga dengan adanya saran dan masukan dari kawan-kawan seperjuangan bisa kita realisasikan demi terciptanya negara Indonesia yang bebas dari korupsi. Berikut adalah masukan dan saran yang dikumpulkan melalui email dan sms
yang masuk ke sms hotline. Silahkan bagi kawan-kawan seperjuangan yang
belum memberikan masukan dan sarannya, kami dari FORK menantikan masukan,
saran, ide-ide inovatif dan cemerlang dari kawan-kawan semua dalam
upaya pemberantasan korupsi di negeri kita ini melalui email ke nurmansjahlubis35@gmail.com atau pun sms ke 081802300035. Perubahan besar tidak akan berhasil tanpa dimulai dari tindakan yang kecil. Perbaikan takkan berjalan tanpa dimulai dari saat ini dan mari kita mulai dari diri kita sendiri. Kamis, 18 Juli 2013
Akar Penindasan Perempuan
Penindasan terhadap kaum perempuan tidak terjadi secara “alamiah”.
Tetapi, karena sistem yang ada menginginkan hal ini terjadi. Dalam
perkembangan masyarakat sebelumnya, kecuali pada masyarakat komunal
primitif, peran seorang perempuan selalu dikaitkan dengan keluarga yang
ia miliki dan seorang laki-laki sebagai “kepala” rumah tangganya. Dalam
masyarakat seperti ini, keluarga memainkan peranan penting untuk
mengatur pembagian kelas, memastikan bahwa kekayaan tidak ada bagi
kemakmuran mereka dan memiskinkan kemanusiaannya.
Senin, 15 Juli 2013
Sistem Pemerintah di Indonesia
Sistem Pemerintah di Indonesia saat ini tengah menjadi sorotan dunia, dan mengalami krisis kepercayaan dari masyaraka/warga negara indonesia sendiri.
Kenapa seperti itu? ya karena memang indonesia saat ini tidak seperti
indonesia dahulu kala dipimpin oleh Bapak Soekarno atau lebih akrab
dipanggil Bung Karno, lihat saja indonesia saat ini tidak ada rasa belas
kasih dan pemimpin kita kebanyakan tidak punya hati nurani dan hanya
mementingkan kepentingan sendiri seperti Korupsi, Korupsi membuat negara
kita hancur, dimana-mana negara jika pejabatnya selalu Korupsi maka
negara itu akan hancur secara perlahan.
Senin, 01 Juli 2013
FENOMENA KORUPSI DI INDONESIA DARI SUDUT PANDANG FILSAFAT ILMU
Sebahagian orang menyatakan bahwa
korupsi di Indonesia sudah membudaya dan telah merasuki seluruh sendi-sendi
kehidupan bangsa. Sebagian lain menyatakan bahwa korupsi belum membudaya,
walaupun harus diakui korupsi telah sangat meluas. Sebuah laporan Bank Dunia
(Bank Dunia, 2003 : 42), mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki reputasi yang
buruk dari segi korupsi dan menjadi salah satu negara terkorup di dunia. Bahkan
dari laporan Bank Dunia itu (Ibid : 50), menemukan bahwa korupsi di Indonesia
memiliki akar panjang ke belakang yaitu sejak jaman VOC sebelum tahun 1800, dan
praktek itu berlanjut sampai masa-masa pasca kemerdekaan. Dari masa inilah
Indonesia mewarisi praktek-praktek seperti membayar untuk mendapatkan kedudukan
di pemerintahan, mengharapkan pegawai-pegawai menutup biaya di luar gaji dari
gaji mereka dan lain-lain. Pada masa Orde Baru yaitu selama 1967-1998, praktek
korupsi ini mendapat dukungan dan kesempatan luas pada masa itu yaitu dengan
memberikan dukungan kepada pengusaha-pengusaha besar dan membangun
konglomerat-konglomerat baru dan memberikan kemudahan-kemudahan dan fasilitas,
bahkan memberikan kesempatan kepada para pengusaha dan kroni Presiden untuk
mempengaruhi politisi dan birokrat.
Langganan:
Postingan (Atom)



